Sunday, June 20, 2021

The Darkness Comes ALive

When the stars going down like a firework, and the light of the moon is shade did away. The darkness come to a live, and they don't know why. Its why they doesn't care anymore, so let it be away. Nothing that can do, even the light does'nt want to came by visiting. Being care does'nt need to push everyone to understand, sometimes we must have to let it go fly away, to find they true identity for being a live.

Translate : 

Ketika bintang-bintang turun seperti kembang api, dan cahaya bulan yang teduh menghilang.  Kegelapan datang untuk hidup, dan mereka tidak tahu mengapa.  Itu sebabnya mereka tidak peduli lagi, jadi biarkan saja.  Tidak ada yang bisa dilakukan, bahkan petir pun tidak mau datang berkunjung.  Peduli tidak perlu memaksa semua orang untuk mengerti, terkadang kita harus merelakannya, untuk menemukan jati diri mereka yang sebenarnya untuk menjalani hidup.

200621Written by : Kepik Romantis/PVA

Picture Source :

https://thomasurbon.artstation.com/projects/8oZwq

Thursday, May 20, 2021

Kesatria Cahaya

 

Datang bagai angin, pergi bagai cahaya..

Kadang dibenci, kadang juga disuka..

Tak pandai berargumen kata,

Lebih banyak ungkap buktikan nyata.


Banyak yang sangka gila...

Sering dicerca hinaan nista...

Biarlah semua berburuk sangka,

Karena tidak perlu pengakuan cahaya.


Cahaya terang tak perlu takut ditutup awan.

Ribuan awan dapat ditembus cahaya..

Sinarnya hangat terasa di jiwa..

Sehangat pelukan yang penuh cinta.


Cinta kasih alam semesta...

Besarnya tak terhingga...

Pengorbanannya melebihi segalanya..

Patut dijaga dan dipelihara selamanya.


190521 Written by : Kepik Romantis / PVA

Picture Source : 

https://discoveryourspiritualgifts.com/warriors-of-light

https://www.pinterest.com/pin/148618856439598149/

https://www.teahub.io/viewwp/iibhwiT_your-name-wallpaper-iphone-live/


Monday, April 19, 2021

Kursi Tua

Saat semua telah tiada..

Menjadi saksi sejarah tua..

Kala itu pun tetap sama..

Hanya pudarnya terlapuk usia.

Seolah menyapa..

Semua yang melihatnya.

Sambil termenung di sana..

Kemarilah mendekat singgasana..

Ucapnya sambil menatap mata.

Kehangatan pelukan kayu tua,

Kubersandar di bahumu penuh luka.

Goresan sejarah penuh air mata,

Maupun getaran rasa cinta..

Lelahmu hilang dipangkuanku saja..

Seraya mengajakku dalam dekapnya.

Membuatku lelap terlena..

Dalam putaran waktu yang lama.

Hingga kusadari hanya bayangan saja,

Dalam impian bersama kekasih tercinta.

Gumamku melihatmu duduk di sana..

Memelukku dengan penuh cinta..

Tersadar mimpi kesepian di jiwa,

Menanti kekasih ribuan tahun lamanya..

Kini kosong sepi tinggal ratapan nestapa.

190421 Written by : Kepik Romantis / PVA