Tuesday, September 29, 2015

Kisah Persahabatan

Pada suatu ketika, ada dua sahabat baik tinggal bersama di dalam naungan sebuah gua batu. Kedengarannya aneh, kedua sahabat itu adalah singa dan harimau. Ini adalah kisah tentang persahabatan mereka.

Kedua sahabat baik itu bertemu ketika mereka masih sangat kecil untuk mengetahui perbedaan antara singa dan harimau. Jadi mereka sama sekali tidak berpikir tentang persahabatan mereka yang terkesan tidak seperti biasanya. Selain itu, mereka tinggal di daerah pegunungan yang damai karena pengaruh seorang biarawan yang menetap di hutan dekat pegunungan tersebut. Dia adalah seorang pertapa, yang tinggalnya jauh dari keramaian orang.

Suatu hari, kedua sahabat itu terlibat dalam sebuah perdebatan konyol. Harimau berkata, “Semua orang tahu udara dingin datang pada saat bulan sabit menuju bulan mati!” Singa berkata, ”Darimana Anda mendengar omong kosong seperti itu? Semua orang tahu udara dingin datang ketika bulan sabit menuju bulan purnama!".

Perdebatan mereka semakin sengit. Mereka tidak bisa meyakinkan satu sama lain dan tidak dapat mencapai kesimpulan apapun untuk menyelesaikan perdebatan yang semakin memuncak itu. Akhirnya mereka memutuskan untuk pergi meminta pendapat kepada biarawan yang berada di hutan, dengan harapan biarawan tersebut pasti mengetahui tentang hal-hal seperti ini.

Pada saat mereka tiba mengunjungi biarawan yang damai, singa dan harimau membungkuk hormat dan mengajukan pertanyaan mereka kepada biarawan. Biarawan yang ramah itu berpikir sejenak dan kemudian memberikan jawabannya.


“Dingin dapat terjadi dalam setiap fase bulan, dari bulan mati menuju bulan purnama dan kembali ke bulan mati lagi. Adalah angin yang membawa udara dingin tersebut, apakah angin itu dari barat atau utara atau timur. Oleh karena itu, kedua pendapat dari Anda berdua sama-sama benar! Dan tidak ada salah satupun dari Anda berdua yang dikalahkan oleh pendapat yang lain."

"Beda pendapat itu biasa. Yang paling penting adalah hidup tanpa konflik, untuk tetap saling bersahabat. Persahabatan adalah hal terbaik dalam segalanya.“

Singa dan harimau mengucapkan terima kasih kepada pertapa yang bijaksana. Mereka senang karena masih dapat terus bersahabat selamanya.

Pesan moral adalah : Cuaca bisa datang dan pergi, tetapi persahabatan tetap harus dijaga. 

Sumber : Erabaru

Friday, September 18, 2015

LYRICS - "Do You Still Do Not Know" - Aaron Kwok -


知不知道我想你
知不知道我爱你
日日夜夜关心时时刻刻在意
分分秒秒折磨我自己
知不知道我想你
知不知道我爱你
千千万万秘密零零落落内心
一丝一毫不敢告诉你
难道你现在还不知道
请看我眼中无言的烦恼
虽然我都不说虽然我都不做
你却不能不懂
难道你现在还不知道
请看我脸上无奈的苦笑
虽然我都不说虽然我都不做
你却不能不懂
知不知道我想你
知不知道我爱你
千千万万秘密零零落落内心
一丝一毫不敢告诉你
难道你现在还不知道
请看我眼中无言的烦恼
虽然我都不说虽然我都不做
你却不能不懂
难道你现在还不知道
请看我脸上无奈的苦笑
虽然我都不说虽然我都不做
你却不能不懂
难道你现在还不知道
请看我眼中无言的烦恼
虽然我都不说虽然我都不做
你却不能不懂
难道你现在还不知道
请看我脸上无奈的苦笑
虽然我都不说虽然我都不做
你却不能不懂

zhi bù zhidào wo xiang ni
zhi bù zhidào wo ài ni
rì rì yè yè guanxin shí shíkè kè zàiyì
fen fen miao miao zhémó wo zìji
zhi bù zhidào wo xiang ni
zhi bù zhidào wo ài ni
qian qian wàn wàn mìmì líng líng luòluò nèixin
yisiyiháo bù gan gàosù ni
nándào ni xiànzài hái bù zhidào
qing kàn wo yanzhong wú yán de fánnao
suirán wo du bù shuo suirán wo du bù zuò
ni què bùnéng bù dong
nándào ni xiànzài hái bù zhidào
qing kàn wo lian shàng wúnài de kuxiào
suirán wo du bù shuo suirán wo du bù zuò
ni què bùnéng bù dong
zhi bù zhidào wo xiang ni
zhi bù zhidào wo ài ni
qian qian wàn wàn mìmì líng líng luòluò nèixin
yisiyiháo bù gan gàosù ni
nándào ni xiànzài hái bù zhidào
qing kàn wo yanzhong wú yán de fánnao
suirán wo du bù shuo suirán wo du bù zuò
ni què bùnéng bù dong
nándào ni xiànzài hái bù zhidào
qing kàn wo lian shàng wúnài de kuxiào
suirán wo du bù shuo suirán wo du bù zuò
ni què bùnéng bù dong
nándào ni xiànzài hái bù zhidào
qing kàn wo yanzhong wú yán de fánnao
suirán wo du bù shuo suirán wo du bù zuò
ni què bùnéng bù dong
nándào ni xiànzài hái bù zhidào
qing kàn wo lian shàng wúnài de kuxiào
suirán wo du bù shuo suirán wo du bù zuò
ni què bùnéng bù dong

Translate :
I think you know
(saya pikir kamu mengetahui)
Do you know that I love you
(Apakah kamu tahu bahwa saya mencintaimu)
Always concerned about day and night care
(Selalu memperhatikan/peduli setiap hari dan malam hari)
And obviously tortured myself
(Dan telah menyiksa diri saya sendiri)
I think you know
(saya pikir kamu mengetahui)
Do you know that I love you
(Apakah kamu tahu bahwa saya mencintaimu)
Tens of thousands of secret dished heart
(Puluhan ribu rahasia meremukkan hati)
Shred can not tell you
(Menyakitkan tidak mampu mengungkapkannya padamu)
Do not you do not know
(Bukan kamu tidak mengetahui)
Look at my eyes silent troubles
(Lihatlah pada kedua mata saya terdiam penuh masalah)
Although I do not say that, although I do not do
(Meskipun saya tidak mengatakannya, meskipun saya tidak mampu melakukannya)
But you can not understand
(Tetapi kamu tidak dapat memahami/mengerti)
Do not you do not know
(Bukan kamu tidak mengetahui)
Look at my face helpless smile
(Lihatlah pada wajah saya tidak berdaya tersenyum)
Although I do not say that, although I do not do
(Meskipun saya tidak mengatakannya, meskipun saya tidak mampu melakukannya)
But you can not understand
(Tetapi kamu tidak dapat memahami/mengerti)
I think you know
saya pikir kamu mengetahui
Do you know that I love you
(Apakah kamu tahu bahwa saya mencintaimu)
Tens of thousands of secret dished heart
(Puluhan ribu rahasia meremukkan hati)
Shred can not tell you
(Menyakitkan tidak mampu mengungkapkannya padamu)
Do not you do not know
(Bukan kamu tidak mengetahui)
Look at my eyes silent troubles
(Lihatlah pada kedua mata saya terdiam penuh masalah)
Although I do not say that, although I do not do
(Meskipun saya tidak mengatakannya, meskipun saya tidak mampu melakukannya)
But you can not understand
(Tetapi kamu tidak dapat memahami/mengerti)
Do not you do not know
(Bukan kamu tidak mengetahui)
Look at my face helpless smile
(Lihatlah pada wajah saya tidak berdaya tersenyum)
Although I do not say that, although I do not do
(Meskipun saya tidak mengatakannya, meskipun saya tidak mampu melakukannya)
But you can not understand
(Tetapi kamu tidak dapat memahami/mengerti)
Do not you do not know
(Bukan kamu tidak mengetahui)
Look at my eyes silent troubles
(Lihatlah pada kedua mata saya terdiam penuh masalah)
Although I do not say that, although I do not do
(Meskipun saya tidak mengatakannya, meskipun saya tidak mampu melakukannya)
But you can not understand
(Tetapi kamu tidak dapat memahami/mengerti)
Do not you do not know
(Bukan kamu tidak mengetahui)
Look at my face helpless smile
(Lihatlah pada wajah saya tidak berdaya tersenyum)
Although I do not say that, although I do not do
(Meskipun saya tidak mengatakannya, meskipun saya tidak mampu melakukannya)
But you can not understand
(Tetapi kamu tidak dapat memahami/mengerti)

Sumber : http://pinyin.azlyricdb.com/lyrics/G/Guo-fu-cheng-Nan-dao-ni-xian-zai-huan-bu-zhi-dao-pinyin-lyrics-26287;
             https://www.musixmatch.com/lyrics/ ; https://www.nicolyrics.com/264200/
https://www.youtube.com/watch?v=yxxslmLf7Kw ; https://www.youtube.com/watch?v=16UMi0rc7CQ
https://langdongtamhon.blogspot.com/2012/07/aaron-kwok-le-nao-en-gio-em-van.html
 
 

Somebody Loves You (OST Kamen Rider RX-Ending) Lyric - Takayuki Miyauchi - Dare ka ga Kimi wo Aishiteru -


Tatta hitori no tatakai ni
(When you’re spent after fighting a lonely battle)
(Ketika anda setelah menghabiskan peperangan sendirian)

Tsukarehatete shizumu toki
(And feel like sinking)
(Dan merasa seperti tenggelam)

Hitomi wo tojite kao agete
(Close your eyes, look up)
(Tutup matalah anda, lihatlah ke atas)

Mimi wo sumasete mireba ii
(Just listen closely)
(Dengarkanlah dengan lebih dekat)

Lonely Lonely Heart
(Lonely Lonely Heart)
(Kesepian hati yang kesepian)

Kaze ga sasayaite yuku darou
(The wind will go on whispering)
(Angin yang akan terus berbisik)

Lonely Lonely Heart
(Lonely Lonely Heart)
(Kesepian hati yang kesepian)

Hitoribotchi ja nai no sa
(you’re not alone)
(kamu tidak sendirian)

Dare ka ga kimi wo ai shite ‘ru
(Somebody loves you)
(Seseorang mencintai anda)

Dare ka ga kimi wo shinjite ‘ru
(Somebody believes in you)
(Seseorang mempercayai anda)

Dare ka ga kimi wo motomete ‘ru
(Somebody is looking for you)
(Seseorang mencari anda)

Doko ka de, doko ka de
(Somewhere, somewhere)
(Di suatu tempat, di suatu tempat)

Mune wa kizutsuki hiza wa ore
(When you’re hurt and you fall upon your knees)
(Ketika anda sakit dan anda terjatuh hingga anda berlutut)

Haruka na yume wo kuyamu toki
(Don’t look back, look up)
(Jangan melihat ke belakang, melihatlah ke atas)

Furimukanaide kao agete
(And when you feel sorry about your faraway dreams)
(Dan ketika anda merasa menyesal tentang mimpi jauh anda)

Ashita no michi wo mireba ii
(Just keep your eyes fixed at the path you’ll take)
(Teruslah mata anda tetap pada jalur yang anda akan ambil)

Lonely Lonely Heart
(Lonely Lonely Heart)
(Kesepian hati yang kesepian)

Chikyuu wa ai ga sumau hoshi
(Earth is a planet where love dwells)
(Bumi adalah sebuah planet di mana cinta tinggal/berdiam/menetap) 

Lonely Lonely Heart
(Lonely Lonely Heart)
(Kesepian hati yang kesepian)

Hitoribotchi ja nai no sa
(You’re not alone)
(Kamu tidak sendirian)

Dare ka ga kimi wo ai shite ‘ru
(Somebody loves you)
(Seseorang mencintai anda)

Dare ka ga kimi wo sagashite ‘ru
(Somebody is searching for you)
(Seseorang mencari anda)

Dare ka ga kimi wo mitsumete ‘ru
(Somebody is gazing at you)
(Seseorang menatap anda)

Itsu demo, itsu demo
(Somewhere, somewhere)
(Di suatu tempat, di suatu tempat)

Itsu demo Doko ka de
(Always Somewhere)
(Selalu di suatu tempat)

 
 
Sumber : http://fadelsblog.blogspot.co.id/2010/06/lirik-lagu-somebody-loves-you-ost-kamen.html
                https://motorbiru.wordpress.com/2011/04/15/makna-dari-lagu-penutup-film-kamen-rider-black-rx/
                https://www.youtube.com/watch?v=LonYO2BCDZE
 
 

Thursday, September 10, 2015

I Won't Give Up - Jason Mraz - Lyric Meaning (Makna Lagu)

Seketika mendengar judul lagu ini, mengingatkan kita sudah seberapa seringnya kita melarikan diri dari setiap terjadi masalah entah itu dalam kehidupan apapun (keluarga, sahabat, sekolah/kuliah/belajar, pekerjaan, kesehatan, keuangan hingga masalah cinta). Maka dari lagu ini, kita diajak untuk menunjukkan keberanian kita, untuk terus bertahan, bersabar, berjuang dan terus berusaha hingga mencapai titik/garis "finish" / akhir.

Begitu mudahnya kita sering mundur, kabur dan melarikan diri setiap kita sudah mulai kalut, takut, bahkan putus asa lalu menyerah begitu saja, pergi berlari keluar dan meninggalkan semuanya begitu saja tanpa penyelesaian di akhir yang jelas. Apakah dengan meninggalkan / melarikan diri semuanya akan selesai? Tidak! karena masalah yang datang akan semakin pelik, semakin rumit, bahkan semuanya tidak akan selesai sampai di situ saja. Banyak yang mengatakan melepaskan sesuatu akan lebih mudah, memang itu terasa mudah, tapi dimana kita akan belajar, jika semuanya dilepaskan dan ditinggalkan begitu saja. Selama kita masih diberi hidup, teruslah belajar, berusaha dan berjuang, meskipun adakalanya kita gagal dan terjatuh. Mengapa harus menyerah? Sebelum waktunya selesai, selama masih ada waktu / kesempatan dan selama belum ada keputusan terakhir, maka selama itu pula kita masih punya jalan dan harapan untuk terus berjalan/melangkah berusaha dan berjuang mencapai cita-cita, impian dan tujuan hidup kita.

Lagu ini menerangkan kepada kita, bahwa si penyanyi (Jason Mraz) ingin menunjukkan kepada kita, bahwa dia tidak akan menyerah begitu saja. Dia akan terus berjuang dan berusaha meskipun dihadang, dihalangi dan diberikan rintangan seberat apapun, Dia tetap akan bertahan, tetap bersabar, tetap setia menunggu, tidak akan berlari pergi, tidak akan meninggalkan dan tidak akan menyerah begitu saja. Dia tidak ingin menjadi seorang penakut, pecundang dan pengecut, dia ingin menunjukkan perbedaan, bahwa dia akan sanggup bertahan hingga ke titik akhir/penyesaian yang akan dihadapinya nanti, entah di akhirnya nanti akan gagal/hancur/buruk ataupun malah sebaliknya akan baik/bagus/berhasil hasilnya, dia akan tetap menerimanya dengan "lapang dada" / berbesar hati / ikhlas, setidak-tidaknya telah mengetahui hasil akhir dari semua yang telah dia pertaruhkan/korbankan dan perjuangkan selama ini. 

Lalu bagaimanakah kita? Apakah kita akan menyerah begitu saja? Apabila seorang penyanyi pun masih akan terus berjuang, mengapa kita harus menyerah? mengapa kita tidak ingin berusaha / berjuang untuk cita-cita, impian dan tujuan hidup kita. Meskipun kita lelah, kita dapat beristirahat sejenak, begitu pula saya (penulis) memberikan contoh : saat saya merasa kelelahan menulis, maka saya beristirahat, itulah sebabnya diperlukan tanda koma (,) pada sebuah kalimat yang panjang dan saya akan meneruskannya lagi nanti, dengan beristirahat sejenak sampai menemukan jawaban selanjutnya, saya melanjutkan tulisan saya dari tanda koma (,) tersebut hingga menuju tanda titik (.) akhir dari kalimat tulisan saya yang panjang dan melelahkan ini. Sekian/End. Written by : (10/09/15) Kepik Romantis / PVA 
Lyric & Translate :
When I look into your eyes,
(Saat kutatap matamu)
It's like watching the night sky
(Seolah sedang kupandangi langit malam)
or a beautiful sunrise,
(Atau indahnya mentari terbit)
There's so much they hold
(Banyak arti dari kedua hal itu)
And just like them old stars,
(Begitu pula bintang-bintang di atas sana)
I see that you've come so far,
('Kulihat t'lah kau tempuh perjalanan panjang)
to be right where you are,
('Tuk sampai di tempatmu kini berada)
How old is your soul?
(Berapakah umur jiwamu?)

CHORUS:
I won't give up on us,
(Takkan kuberhenti berusaha..)
even if the skies get rough
(Meskipun langit mulai menghitam)
I'm giving you all my love
(Kuberikan kamu seluruh cintaku)
I'm still looking up
(saya masih tetap berharap)

And when you're needing your space
(Dan saat kamu ingin sendiri)
to do some navigating
(Untuk bertualang..)
I'll be here, patiently waiting,
(saya 'kan tetap di sini, sabar menunggu..)
to see what you find.
('Tuk melihat yang kamu temukan..)

'Cause even the stars they burn,
(Karena meskipun bintang terbakar..)
some even fall to the earth.
(Bahkan hingga ada yang jatuh ke bumi)
We got a lot to learn.
(Banyak yang telah kita pelajari)
God knows we're worth it
(Tuhan tahu kita layak menerimanya)
No, I won't give up
(saya takkan menyerah..)

I don't want to be someone
(saya tidak ingin menjadi seseorang)
who walks away so easily
(yang pergi dengan mudahnya..)
I'm here to stay
(saya akan tetap tinggal..)
and make the difference that I can make
(Dan membuat perbedaan..)
Our differences, they do a lot to teach us,
(Perbedaan kita, banyak yang mereka ajarkan pada kita)
how to use the tools and gifts we got,
(Cara manfaatkan alat dan anugerah yang kita punya)
yeah, we got a lot at stake
(Yeah, banyak yang kita pertaruhkan)
and in the end you're still my friend.
(Dan pada akhirnya kamu 'kan tetap jadi sahabatku..)
At least we did intend for us to work.
(Setidaknya kita berniat mempertahankan hubungan kita)
We didn't break, we didn't burn.
(Kita takkan patah arang, kita takkan terbakar)
We had to learn how to bend,
(Kita harus belajar menunduk,)
without the world, caving in.
(Tanpa dunia ikut runtuh..)
I had to learn, what I've got
(saya harus belajar, apa yang saya terima)
And what I'm not and who I am.
(Dan yang tak kuterima dan siapa diri saya)

CHORUS
I'm still looking up.
(saya tetap berharap..)

Well, I won't give up on us.
(saya takkan berhenti berusaha)
(No, I'm not giving up.)
(saya takkan menyerah)
God knows I'm tough, he knows.
(Tuhan tahu saya kuat, Dia tahu.)
(I am tough, I am love.)
(Aku kuat, aku adalah cinta.)
We got a lot to learn.
(Banyak yang kita pelajari)
(We're life, we are love.)
(Kita adalah hidup, kita adalah cinta)
God knows we're worth it.
(Tuhan tahu kita layak menerimanya)
(And we're worth it.)
(Dan kita layak menerimanya)
CHORUS
Sumber : http://terjemah-lirik-lagu-barat.blogspot.com

Saturday, September 5, 2015

Chandelier - Sia - Lyric Meaning (Makna Lagu)

Notes : Memecahkan makna dalam lagu Chandelier milik Sia 
Kalau Anda sudah mendengar sekaligus melihat video klip Chandelier milik Sia, mungkin Anda tidak akan begitu saja bisa melupakannya. Bingung dan bertanya-tanya. Maddie Ziegler, 12 tahun, dalam video klip Chandelier milik Sia. Sia merilis Chandelier tahun 2014 lalu. Dan video klip yang diunggah di akun YouTube resmi miliknya itu telah mencapai 500 juta lebih pengunjung hingga saat ini. Sebagian besar dari Anda mungkin tidak begitu mengerti dengan apa yang dimaksudkan oleh penyanyi yang telah menciptakan lagu untuk Rihanna, Beyonce, dan Britney Spears ini. Sebagian lainnya mungkin berpendapat kalau Maddie Ziegler, penari dalam klip tersebut, harus segera didampingi orang tuanya untuk pergi ke psikiater. Tetapi bukan itu maksudnya. Ada makna yang lebih dalam tersembunyi dalam lagu dan video klipnya. Kecanduan terhadap alkohol yang berujung pada kesepian dan depresi.

Secara tersurat lagu Chandelier milik Sia memiliki makna tentang seorang perempuan yang tergantung pada minum-minuman beralkohol. Di mana si perempuan secara sadar memahami kalau masalah yang dialaminya harus segera diakhiri. Ia bertekad untuk keluar dari lingkaran setan yang menerkamnya dengan kejam tapi manis. Namun, ketika apa yang menjadi kebiasaan itu sulit untuk dihilangkan, tekad tersebut kerap berakhir menjadi sesuatu yang mustahil.

Saat pertama kali Chandelier dirilis, sebagian orang mungkin menginterpretasikan lagu ini dengan sebuah video klip yang akan bernuansa gemerlap di klub mahal. Tapi berubah menjadi kejutan saat klip Chandelier hanya menampilkan rumah yang tak menarik, tak terurus, dengan cuma satu orang penghuni. Ketika penonton dibawa untuk menelusuri setiap ruangan kosong pada awal klip, suara bising yang menganggu telinga (white noise) menemani.

Ruangan-ruangan kosong, perabot-perabot yang usang dan dinding dengan cat yang mengelupas bisa mewakili perasaan setiap orang yang mengalami hangover dalam lagu ini : kesepian setelah semalaman dikelilingi oleh keramaian, merasa sendirian, kalut tak karuan tentang apa yang telah ia alami malam tadi. Rasa tak menyenangkan setelah bergelas-gelas alkohol ia telan. Perasaan yang berujung pada penyesalan.

Lagu/klip Chandelier dibuka dengan deretan lirik berbunyi, “Party girls don’t get hurt / Can’t feel anything, when will I learn? / I push it down, push it down..“ Kehidupan “party girls” yang menyebut kalau mereka “don’t get hurt” hanyalah imitasi semata. Tidak merasakan apa-apa dari apa yang seharusnya dialami membuatnya bertanya, kapan ia akan belajar dari kesalahan? Berulang-ulang terjadi, ia hanya bisa menekan perasaan tersebut. Lalu, kenapa ia tidak sadar juga? “I’m the one for a good time call / Phone’s blowin’ up, they’re ringin’ my doorbell / Gotta get out now, gotta run from this..”Sia - Chandelier (Official Video) - Setiap orang hanya menginginkan para gadis pesta “for a good time call.” Mereka berteman dengan orang-orang yang hanya ada di masa-masa menyenangkan. Di balik tembok kamarnya, mereka adalah makhluk yang kesepian. Sendirian sama seperti si penari dalam klip Chandelier yang asyik menari di sebuah pesta tak kasat mata miliknya. Vokal Sia yang serak tetapi kuat mengisyaratkan kalau si perempuan mengalami epifani yang bisa saja mengubah keseluruhan jalan hidupnya. Keluar dari rasa malu.

Apakah berhasil? Anda mungkin berpikir keluar dari siklus yang tak menyenangkan sangatlah mudah untuk dilaksanakan. Tidak. Sama seperti banyak orang, bertekad kadang jauh lebih gampang untuk dilakukan daripada merealisasikannya sendiri. “Here comes the shame, here comes the shame / One, two, three, one, two, three, drink / Throwing back ’till I lose count. “Manusia memerlukan teman hidup, sahabat, keluarga untuk menemaninya di malam-malam dingin yang mengerikan. Terlebih lagi seorang perempuan yang membutuhkan pria di sampingnya di saat-saat terburuk yang bisa ia hadapi.

Lewat Chandelier, Sia juga mengungkapkan kesepian seorang perempuan yang hanya bisa dihilangkan selama beberapa jam di malam melalui bergelas-gelas minuman. Ia mungkin sanggup menyewa (bahkan membeli) satu lantai dansa dengan orang-orang di atasnya, tetapi kemewahan tidak membuatnya mendapatkan orang yang benar-benar peduli padanya.

I was really unhappy being an artist. I was always a drinker but I didn’t know I was an alcoholic. Then I got seriously addicted to Vicodin and Oxycodone. – Sia Furler, Billboard Magazine. Ketika popularitas meninggi, kekangan semakin menjadi-jadi. Untuk para party girls berwajah cantik dengan tubuh semampai idaman kaum Adam serta dilapisi pakaian bermerek, hal lain yang mendekati mereka adalah popularitas. Di sinilah “teman bertopeng” beraksi di sosial media. Unggahan foto selfie miliknya akan dicintai oleh ratusan orang di Instagram, dua baris tweet di akun Twitter-nya akan di-RT oleh puluhan pengikut, dan satu kalimat status terbaru di halaman Facebook miliknya akan dijempoli sebanyak ribuan kali. Ia seolah magnet yang menarik banyak orang. Seolah Bumi yang memberikan daya gravitasinya pada benda-benda yang condong jatuh padanya. Tetapi apakah mereka benar-benar peduli? Tidak!

Maddie menari sembari duduk di meja makan sendirian. Melihat ke depan seakan ia dikerumuni banyak orang. Lalu memalingkan mukanya ke samping dan menyeringai: ia sendirian. Kepedulian yang ingin ia dapatkan membuatnya berpegang pada harapan palsu seolah-olah popularitasnya bisa memberikan apa yang ia inginkan. Kemampuannya menenggak sepuluh gelas Vodka yang membuat sekelilingnya berdecak kagum dirasa cukup. Meski kosong, ia tidak peduli. ”I’m gonna swing from the chandelier, from the chandelier / I’m gonna live like tomorrow doesn’t exist / Like it doesn’t exist / I’m gonna fly like a bird through the night, feel my tears as they dry.“Mengayunkan diri di atas sebuah lampu gantung menuntut posisi yang tak biasa. Hanya orang-orang tertentu yang bisa (berani) melakukannya. Dan salah satunya adalah orang yang tengah berada di bawah pengaruh alkohol. Di mana setelah berayun jadi-jadian, like tomorrow doesn’t exist, ia kembali menyesal. Siklus yang tak pernah berhenti berputar.

Ekspresi Maddie dalam Chandelier yang mewakili sejumlah ekspektasi seorang manusia terhadap kesendirian. Ada banyak hal yang bisa membuat klip Chandelier terasa begitu menyedihkan: seorang gadis yang menari sendirian tidak peduli dengan apa yang ada di sekitarnya. Ketika ia terjatuh, ia berharap ada orang di sana yang akan mengulurkan tangan. Dan seperti yang mungkin juga Anda pikirkan, rumah di dalam klip ini bukanlah rumah yang membuat kita ingin mengunjunginya. Bukan rumah yang nyaman untuk ditinggali.

Dalam video klip Chandelier, menit 03.02, pada tangan kanan Maddie terdapat tulisan yang berbunyi, ‘Whatever Dude’, sedangkan pada tangan kirinya tertulis, ‘Don’t Think’.

Tetapi ruangan-ruangan kosong ini ada dalam hati setiap manusia. Kesepian ada dalam diri mereka yang kerap “berdansa” di banyak ruangan yang berbeda. Dalam diri mereka yang selalu tertawa saat dikelilingi oleh jutaan pasang mata. Namun kita kerap lupa kalau Chandelier milik Sia adalah lagu anti-pesta. Lirik-liriknya yang dalam diteriakan dengan indah oleh Sia Furler. Mungkin lagu ini akan terdengar tidak begitu menggugah jika dinyanyikan oleh orang lain. Bait-baitnya yang menyembunyikan makna seolah-olah "a wake up call" bagi siapapun yang mendengarnya. Tidak memedulikan apa pun, ‘cos I’m just holding on for tonight.

Video klip Chandelier disutradarai oleh Sia dan Daniel Askill.
“But I’m holding on for dear life / won’t look down won’t open my eyes / Keep my glass full until morning light / ‘cos I’m just holding on for tonight.” Perempuan itu berharap malam yang menyenangkan akan berlangsung untuk selama-lamanya sehingga ia bisa kembali “mengayunkan” dirinya dalam satu lampu gantung yang menjadi sorotan, sekaligus menyoroti ruangan. Chandelier mewakili kita semua yang pernah merasakan keramaian yang akhirnya harus berujung pada kesepian. 
Sumber : http://feednik.com/memecahkan-makna-chandelier-milik-sia/ (Sagara Kawani) / Feb 15, 2015
Lyric & Translate :
Party girls don't get hurt
(Gadis-gadis penggila pesta tak bisa terluka)
Can't feel anything, when will I learn
(Tak dapat rasakan apa-apa, kapan saya 'kan belajar)
I push it down, push it down
(Kutekan/kutahan, kutekan/kutahan)

I'm the one "for a good time call"
(sayalah gadis "yang suka bersenang-senang")
Phone's blowin' up, ringin' my doorbell
(Telepon meraung, bel pintuku berdering)
I feel the love, feel the love
(Kurasakan cinta, kurasakan cinta)

(3x)
1, 2, 3 1, 2, 3 drink
(1, 2, 3 1, 2, 3 minum)

Throw 'em back, till I lose count
(Lemparkan lagi, hingga saya terlupa/tidak sadarkan lagi)

III
I'm gonna swing from the chandelier, from the chandelier
(saya 'kan berayun dari lampu gantung, dari lampu gantung)
I'm gonna live like tomorrow doesn't exist
(saya 'kan hidup seolah tidak pernah ada hari esok)
Like it doesn't exist
(Seolah tak ada hari esok)
I'm gonna fly like a bird through the night, feel my tears as they dry
(saya 'kan terbang seperti burung melintasi malam, merasakan airmataku telah mengering)
I'm gonna swing from the chandelier, from the chandelier
(saya kan berayun dari lampu gantung, dari lampu gantung)

IV
And I'm holding on for dear life, won't look down won't open my eyes
(Dan saya kan bertahan seumur hidupku, takkan melihat ke bawah, takkan membuka kedua mataku)
Keep my glass full until morning light, 'cause I'm just holding on for tonight
(Terus penuhi gelasku hingga pagi datang, karena saya 'kan bertahan malam ini)
Help me, I'm holding on for dear life, won't look down won't open my eyes
(Tolong saya, saya 'kan bertahan seumur hidupku, takkan melihat ke bawah, takkan membuka kedua mataku)
Keep my glass full until morning light, 'cause I'm just holding on for tonight
(Terus penuhi gelasku hingga pagi datang, karena saya 'kan bertahan malam ini)
On for tonight..
(Untuk malam ini..)

Sun is up, I'm a mess
(Mentari naik, saya kacau)
Gotta get out now, gotta run from this
(Harus keluar sekarang, harus lari dari semua ini)
Here comes the shame, here comes the shame
(Rasa malu pun datang, rasa malu pun datang)

(3x)
1, 2, 3 1, 2, 3 drink
(1, 2, 3 1, 2, 3 minum)

Throw 'em back, till I lose count
(Lemparkan lagi, hingga saya terlupa/tidak sadarkan lagi)

Back to III, IV
(2x)
'Cause I'm just holding on for tonight
(Karena saya 'kan bertahan malam ini)
Oh I'm just holding on for tonight
(Oh saya hanya kan bertahan untuk malam ini)
On for tonight..
(Untuk malam ini...)
On for tonight..
(Untuk malam ini...)
Sumber : http://terjemah-lirik-lagu-barat.blogspot.com/2014/07/chandelier-sia.html